RSS

100 Tahun Harley-Davidson “LIVE TO RIDE, RIDE TO LIVE”

17 Nov

MOtor Harley-Davidson
Sejak awal, Harley-Davidson dibuat sangat perkasa dan klasik. BUkan saja digemari para biker mania, sehingga memiliki moto Lide to Ride, Ride to Live. Sepeda motor ini juga digemari tentara Amerika dalam Perang Dunia I dan Perang Dunia II, dan polisi lalu lintas sampai saat ini.
Hidup untuk bermotor, bermotor untuk hidup – live to ride, ride to live. Demikian salah satu simbol yang tertulis disamping sepeda motor Harley-Davidson yang digunakan dijalan-jalan Amerika, bahkan dibelahan dunia lainnya.
Moto itu ternyata benar. Sejak pertama kali dibuat seratus tahun yang lalu atau tepatnya pada tahun 1903 lalu, Harley-Davidson menjadi satu-satunya perusahaan pembuat sepeda motor tertua di amerika yang masih tetap hidup dan tetap eksis, bahkan semakin mendominasi pembuatan dan penjualan sepeda motor klasik dan besar.
Moto diatas, memang bukan secara kebetulan memberi isyarat bahwa Harley-davidson selama 100 tahun terakhir, bukan saja tetap eksis dan tetap hidup, tetapi juga telah menjadi salah satu gaya hidup sebagian bikers di Amerika. Mereka, yang secara bersama-sama atau rombongan menggunakan sepeda motor Harley-Davidson juga memiliki ciri khas, menggunakan celana dan jaket kulit atau terbuat dari jeans, berkaca mata hitam, helm, bahkan tidak ketinggalan berhiaskan tato dilengan dan sekujur tubuh lainnya.
Setiap akhir pekan, biasanya setiap Sabtu dan Minggu, bahkan juga bisa ditemui pada hari kerjalainnya melakukan turing dari satu kota kekota lainya, merekapun kadang istirahat bersukaria, dari satu bar ke kafe lainnya. Bahkan, setiap hari kita jumpai kelompok mereka terus melakukan turing. Pokoknya, “Hidup itu untuk Bermotoria, Bermotoria untuk hidup”.
Moto Live to Ride, Ride to Live mungkin belum ada dibenak tiga orang pendiri dan pencipta Harley-Davidson, yaitu William S. Harley, Arthur Davidson dan Walter Davidson. Namun, ketiganya yakin, sepeda motor buatannya itu akan disukai dan digemari para penunggang kuda besi, bukan saja di Amerika serikat, tetapi juga diseluruh dunia. Model dan bentuk H-D yang cenderung dibuat agak besar memang tekesan maskulin. Tidak heran bila sampai saat ini hampir 98% penggunanya adalah kaum pria.
Keperkasaan Harley-Davidson memang tidak bisa melupakan jasa William S Harley dan Arthur Harley yang ketika mendirikan perusahaan ini baru berusia 21 tahun dan 20 tahun. Keduanya pertama kali memproduksi “Harley-Davidson” sepeda motor balap tipe 3-1/8 inci damn mesin 3-1/2 inci. ketika itu, ruangan pembuatan yang mereka miliki hanya seluas 10×15 kaki. Di depan pabrik pun terpampang tulisan sederhana “Harley-Davidson Motor Campony” Kakak Arthur, Walter tidak berapa lama menyusul bergabung.
Henry Meyer, penduduk Milwaukee, yang juga sahabat dan juga teman bermain William S. Harley dan Arthur Davidson adalah pembeli pertama produksi Harley-Davidson dari para pelopor ini pada tahun 1903. Sedangkan yang menjadi dealer pertama C.H. Lang dari Chichago, negara bagian Illinois yang menjual satu dari tiga sepeda motor perdana.
sumber: motor klasik

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 17, 2011 in Berita

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: